Mahasiswa Desak DPM/BEM ITP2I Segera Bentuk Panitia dan Laksanakan MUBES serta PEMIRA BEM 2026

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:28:43 WIB

PELALAWAN (Suarabernas) – Sehubungan dengan berakhirnya masa kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITP2I periode 2025–2026, Mahasiswa mendesak Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan BEM ITP2I untuk segera membentuk panitia pelaksana serta menetapkan jadwal pelaksanaan Musyawarah Besar (MUBES) dan Pemilihan Raya (PEMIRA) BEM ITP2I tahun 2026.

Desakan tersebut disampaikan oleh Salah satu perwakilan mahasiswa yang saat ini masih menjabat Wakil Bupati HimAgrotek 2025–2026, Saipul Anwar Munthe, yang menilai bahwa masa jabatan kepengurusan BEM ITP2I saat ini sudah berakhir. Bahkan, Besok organisasi mahasiswa tingkat institut tersebut diperkirakan akan mengalami kekosongan kepemimpinan apabila proses regenerasi tidak segera dilaksanakan.

Menurut Saipul, keberlangsungan roda organisasi kemahasiswaan di tingkat institut harus tetap terjaga melalui mekanisme demokrasi yang jelas, terbuka, dan tepat waktu.

“BEM merupakan representasi mahasiswa di tingkat institut. Oleh karena itu, kami mendesak DPM dan pihak terkait agar segera membentuk panitia serta menetapkan jadwal pelaksanaan MUBES dan PEMIRA BEM ITP2I tahun 2026 agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan,” ujar Saipul.

Ia menegaskan bahwa percepatan pembentukan panitia serta penetapan tahapan PEMIRA menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas organisasi kemahasiswaan serta memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan secara demokratis, transparan, dan partisipatif.

Lebih lanjut, Saipul menegaskan bahwa pihaknya menunggu kepastian dari DPM dan BEM ITP2I dalam waktu 2 x 24 jam ke depan. Apabila hingga batas waktu tersebut belum ada kejelasan mengenai pembentukan panitia dan jadwal pelaksanaan MUBES serta PEMIRA, maka mahasiswa akan mengambil langkah inisiatif untuk segera membentuk kepanitiaan secara langsung.

“Kami menunggu kejelasan dalam waktu 2 x 24 jam. Jika hingga waktu tersebut belum ada kepastian, maka mahasiswa akan mengambil langkah untuk membentuk kepanitiaan dan memastikan proses MUBES serta PEMIRA tetap terlaksana,” tegas Saipul.

Ia juga menilai bahwa percepatan pelaksanaan MUBES dan PEMIRA bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan juga bentuk komitmen dalam menjaga tradisi demokrasi mahasiswa di lingkungan ITP2I.

Dengan adanya dorongan dari HimAgrotek, diharapkan DPM dan BEM ITP2I dapat segera merespons dengan membentuk panitia pelaksana serta menetapkan tahapan resmi menuju MUBES dan PEMIRA BEM ITP2I tahun 2026 demi menjaga keberlanjutan kepemimpinan dan stabilitas organisasi kemahasiswaan di tingkat institut.

Kontribusi berita : Fajar A

Terkini