Korem 042/Gapu Bantah Keterlibatan Anggota TNI Dalam Kejadian Penggerebekan Oknum Dosen UIN STS Jambi

Selasa, 05 Mei 2026 | 13:06:22 WIB
Suasana di lokasi penggerebekan oknum dosen UIN STS Jambi

JAMBI - Korem 042/Gapu buka suara terkait informasi yang menyebutkan adanya anggota TNI yang ikut digerebek bersama DK, oknum dosen Universitas Islam Negeri Shultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi.

Sebagaimana diberitakan, DK digerebek sang istri bersama warga saat berada dalam kamar kos seorang mahasiswi di kawasan Telanipura, Kota Jambi.

Dalam video klarifikasinya, DK mengaku pada saat itu ada tiga orang yang berada di dalam kamar kos. Selain ia dan mahasiswi tersebut, ada satu orang lainnya yang ia sebut anggota TNI bernama Yoli.

DK bahkan mengaku jika ia dan Yoli sempat bersembunyi dalam kamar mandi saat warga melakukan penggerebekan.

Terkait hal ini, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) Mayor Czi Redno Subandhy memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan anggota aktif TNI dalam peristiwa tersebut.

“Individu yang disebut-sebut sebagai anggota TNI atas nama Yoli Yandri, bukan lagi bagian dari TNI AD," tegas Redno.

"Yang bersangkutan merupakan mantan anggota yang telah diberhentikan dengan tidak hormat (PDTH) pada tahun 2023 akibat pelanggaran hukum, dan saat ini berstatus sebagai warga sipil,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa peristiwa penggerebekan yang terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026 di salah satu rumah kost di wilayah Telanaipura, Kota Jambi, merupakan permasalahan pribadi/rumah tangga yang saat ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi dari Polsek Telanaipura, laporan telah dibuat oleh pihak istri terhadap suaminya terkait dugaan tindak pidana sebagaimana tertuang dalam laporan resmi, dan proses hukum masih berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat merugikan pihak tertentu, termasuk institusi,” tambahnya.

Korem 042/Gapu tetap berkomitmen menjaga profesionalitas serta memastikan setiap informasi yang beredar dapat diluruskan secara objektif dan bertanggung jawab.

Terkini