Lima Unit Kandang Ayam Petelur dan Kolam Lele TMMD ke-129 Rampung 100 Persen, Siap Dukung Kemandirian Pangan Warga

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:22:01 WIB

Pidie – Tak hanya mengejar penyelesaian sasaran fisik utama, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie juga memastikan program tambahan yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kemandiu pangan masyarakat dapat diselesaikan. 

Bertempag dilokasi rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Senin (10/8/2026).

Pembangunan tersebut kini telah rampung dan siap difungsikan oleh para penerima manfaat. Sebanyak lima unit kandang ayam petelur dan kolam ikan lele telah selesai dibangun dan masing-masing diperuntukkan bagi lima penerima manfaat rehab RTLH.

Tidak berhenti pada pembangunan sarana, Satgas TMMD ke-129 juga menyiapkan ayam petelur dan bibit ikan lele untuk mengisi masing-masing unit. Langkah ini dilakukan agar fasilitas yang dibangun dapat langsung dimanfaatkan dan menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian pangan keluarga penerima manfaat.

Kepala Tukang Satgas TMMD ke-129, Serma Andi, mengatakan seluruh unit telah diselesaikan melalui proses pengerjaan yang melibatkan personel Satgas bersama masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, lima unit kandang ayam petelur dan kolam lele sudah rampung. Penyelesaian ini berkat kerja sama, semangat dan dukungan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat langsung dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masing-masing penerima manfaat,” ujar Serma Andi.

Dari sisi pelaksanaan, pembangunan kandang dan kolam tersebut merupakan bagian dari pendekatan personel TMMD yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk memberikan stimulus ekonomi produktif kepada masyarakat.

Kombinasi usaha ayam petelur dan budidaya ikan lele dipilih karena relatif mudah dikembangkan di lingkungan rumah serta memiliki potensi menghasilkan sumber pangan bagi keluarga. Hasilnya juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi apabila produksi nantinya berkembang dan sebagian dapat dipasarkan.

Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor pendukung penyelesaian sasaran tambahan tersebut. Semangat gotong royong antara personel Satgas dan warga membuat pekerjaan dapat diselesaikan secara bersama-sama, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya akan dikelola oleh penerima manfaat.

Dengan rampungnya lima unit kandang ayam petelur dan kolam lele beserta isinya, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie telah menyiapkan sarana sekaligus modal awal bagi penerima manfaat untuk mulai mengembangkan kegiatan ketahanan pangan di lingkungan masing-masing.

Sasaran tambahan ini diharapkan tidak berhenti sebagai bangunan fisik. Lebih jauh, keberadaannya menjadi titik awal bagi keluarga penerima manfaat untuk memproduksi sebagian kebutuhan pangan sendiri, meningkatkan kemandirian dan secara bertahap membuka peluang tambahan pendapatan keluarga.

Melalui pendekatan tersebut, TMMD ke-129 tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan berupa rumah yang lebih layak, tetapi juga mendorong agar penerima manfaat memiliki sumber pangan produktif yang dapat terus dikembangkan setelah program TMMD berakhir.

Terkini