Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh Disorot, Progres Disebut Baru 60 Persen

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:38:17 WIB
Pembagunan pasar beringin jaya kota sungai penuh

SUNGAIPENUH,Suarabernas.com – Pembangunan Pasar Beringin Jaya di Kota Sungai Penuh yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai kontrak Rp46,82 miliar menjadi sorotan. Proyek yang dikerjakan PT Cimendang Sakti Kontrakindo tersebut disebut masih jauh dari tahap penyelesaian, sementara waktu pelaksanaan semakin mendekati batas akhir kontrak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek dengan nilai kontrak Rp46.827.962.400,02 itu dikerjakan dalam rentang anggaran 2025–2026. Pekerjaan pembangunan pasar tersebut ditujukan untuk mendukung penataan kawasan perdagangan sekaligus meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat Kota Sungai Penuh.

Pantauan di lokasi pada Rabu (26/8/2026) menunjukkan aktivitas pembangunan masih berlangsung. Sejumlah bagian pekerjaan masih dalam proses pengerjaan sehingga kondisi fisik bangunan belum sepenuhnya menunjukkan tahap akhir penyelesaian.

Nadi, salah seorang yang memberikan perhatian terhadap pembangunan pasar tersebut, menyebut progres pekerjaan berdasarkan informasi yang diperolehnya baru sekitar 60 persen.

“Pasar Tanjung Beringin Jaya ini sangat diidamkan masyarakat Kota Sungai Penuh. Selain mendukung tata kelola kota, pembangunan ini juga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan memberikan dampak terhadap pendapatan daerah,” ujar Nadi.

Menurutnya, persoalan waktu menjadi perhatian karena informasi yang diperolehnya menyebut masa kontrak pekerjaan akan berakhir pada September 2026.

Ia berharap pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek segera melakukan evaluasi terhadap progres pekerjaan di lapangan, sehingga penyelesaian pembangunan dapat dilakukan sesuai jadwal dan ketentuan kontrak.

“Harapan kami dinas terkait maupun PPK turun langsung ke lapangan untuk melihat perkembangan pekerjaan. Kalau memang ada bagian yang perlu dipercepat, tentu harus segera dilakukan langkah sesuai ketentuan,” katanya.

Nadi juga menyoroti pentingnya kesesuaian antara pekerjaan fisik dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Menurut dia, percepatan pekerjaan menjelang berakhirnya masa kontrak tetap harus memperhatikan mutu bangunan. Ia meminta pengawasan dilakukan secara maksimal agar pekerjaan yang telah dibiayai negara tersebut memberikan hasil sesuai perencanaan.

“PPK maupun pihak terkait kami harapkan melakukan pengawasan secara langsung. Jangan sampai karena waktu pelaksanaan semakin dekat, kualitas pekerjaan justru tidak maksimal,” ujarnya.

Selain persoalan progres, keberadaan Pasar Beringin Jaya juga dinilai memiliki manfaat strategis bagi penataan kawasan perdagangan di Kota Sungai Penuh.

Berdasarkan informasi mengenai rencana pemanfaatannya, bagian bawah bangunan akan digunakan sebagai area parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Jika terealisasi sesuai perencanaan, fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi aktivitas parkir di badan jalan dan membuat kawasan pusat kota lebih tertata.

Sementara itu, Humas PT Cimendang Sakti Kontrakindo, Kelana, telah dihubungi melalui pesan WhatsApp untuk meminta tanggapan mengenai perkembangan pekerjaan dan target penyelesaiannya. Namun hingga berita ini disusun, belum diperoleh jawaban.

Dengan demikian, sejumlah hal terkait progres 60 persen, batas akhir kontrak, serta penyelesaian pekerjaan masih memerlukan penjelasan resmi dari pihak kontraktor maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Pembangunan Pasar Beringin Jaya tercatat memiliki nilai kontrak Rp46.827.962.400,02 dengan sumber pembiayaan APBN Tahun Anggaran 2025–2026. Kontraktor pelaksana proyek tersebut adalah PT Cimendang Sakti Kontrakindo dengan lokasi pekerjaan di Kota Sungai Penuh.

Masyarakat kini menunggu kepastian bahwa proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai kontrak, baik dari sisi waktu, kualitas pekerjaan, maupun kesesuaian dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Terkini