KERINCI,Suarabernas.com — Seleksi Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 resmi dimulai. Ajang pembinaan dan pencarian talenta sepak bola pelajar tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., di Lapangan Sigegar Bumi, Siulak Panjang, Kabupaten Kerinci, Rabu (23/9/2026).
Kompetisi pelajar ini mempertemukan siswa-siswa pilihan dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Mereka berasal dari Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Bungo, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, dan Kabupaten Muaro Jambi.
Kehadiran para peserta dari berbagai daerah menjadikan GSI bukan hanya sebagai ajang adu kemampuan di lapangan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan bagi pesepak bola muda sekaligus mempererat hubungan antarpelajar dari berbagai daerah di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi mengatakan, GSI memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pertandingan sepak bola. Menurutnya, ajang tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan bakat, kerja keras, kedisiplinan, persahabatan, serta semangat untuk meraih prestasi.
“GSI bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi menjadi ruang untuk mempertemukan bakat, kerja keras, disiplin, persahabatan, dan harapan lahirnya generasi muda Jambi yang berprestasi,” ujar Monadi.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik, namun tetap mengedepankan kejujuran, sportivitas, disiplin, dan rasa saling menghormati.
Menurut Monadi, kemenangan bukan satu-satunya ukuran dalam sebuah kompetisi. Pengalaman bertanding, membangun persahabatan, serta belajar menghargai lawan juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter para atlet muda.
“Di Bumi Kerinci kalian bertanding, di Tanah Jambi kalian bersaudara, dan dari sinilah kalian menulis langkah pertama menuju mimpi-mimpi besar untuk Indonesia,” pesan Monadi.
Dengan mempertemukan talenta muda dari tujuh daerah, GSI SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026 diharapkan menjadi salah satu ruang untuk menemukan dan mengembangkan potensi sepak bola pelajar di daerah.
Lapangan Sigegar Bumi pun menjadi titik awal bagi para pemain muda tersebut untuk menunjukkan kemampuan, kerja sama tim, mental bertanding, dan semangat sportivitas.
Bagi para peserta, ajang ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi pemenang, tetapi juga tentang bagaimana mereka menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk berkembang dan melangkah lebih jauh dalam dunia sepak bola.
Selamat bertanding para talenta muda Jambi. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan GSI 2026 sebagai langkah awal menuju prestasi yang lebih besar.