Sebutir Telur hingga Seribu Rupiah, Cara Pemkot Sungai Penuh Perkuat Gerakan Cegah Stunting

Senin, 05 Oktober 2026 | 21:28:11 WIB

SUNGAIPENUH,Suarabernas.com – Kepedulian terhadap penanganan stunting terus digelorakan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Senin (5/10/2026), jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar Gerakan 3S Serentak yang mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk berbagi melalui Sebutir Telur, Segenggam Beras dan Seribu Rupiah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan usai Apel Gabungan ASN Pemerintah Kota Sungai Penuh di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Gerakan 3S Serentak menjadi salah satu bentuk kepedulian dan semangat gotong royong jajaran Pemkot Sungai Penuh dalam mendukung program pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Melalui gerakan tersebut, setiap ASN diajak berkontribusi sesuai konsep 3S. Hasil pengumpulan nantinya akan didistribusikan kepada balita stunting yang membutuhkan perhatian khusus.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus memperkuat penanganan stunting di Kota Sungai Penuh.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, selaku Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) Kota Sungai Penuh, turut hadir dan mengikuti langsung Gerakan 3S Serentak bersama jajaran pemerintah daerah.

Azhar menegaskan, upaya menekan angka stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, gerakan berbasis kepedulian dan gotong royong seperti 3S diharapkan dapat terus tumbuh di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh, Direktur RSUD Mayjen H.A. Thalib, TP PKK Kota Sungai Penuh, pejabat fungsional dan struktural, serta seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Gerakan 3S tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan mengumpulkan bahan pangan dan donasi. Lebih dari itu, gerakan ini menjadi simbol kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang anak.

Pemkot Sungai Penuh berharap semangat berbagi tersebut dapat terus diperkuat, sehingga penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan generasi yang sehat, kuat dan berkualitas.

Terkini