Kantor Desa Bengkolan Jadi “Sarang Hantu”, Tak Berpenghuni Sejak Konflik Internal Kades Vs Staf Desa

Kamis, 09 April 2026 | 14:01:20 WIB

Kerinci – Kantor Desa Bengkolan Kec. Gunung Tujuh Kab. Kerinci Prov. Jambi kini terlihat tidak berpenghuni dan tidak beraktivitas sebagaimana mestinya. Sejak memanasnya konflik internal antara Kepala Desa (Kades) dan sepuluh  staf desa, kantor yang seharusnya menjadi pusat pelayanan masyarakat itu justru tampak kosong, bak “sarang hantu”.

Pantauan di lapangan menunjukkan tidak adanya aktivitas pelayanan publik. Pintu kantor sering tertutup, halaman tampak sepi, dan tidak terlihat perangkat desa yang biasanya menjalankan tugas administratif maupun pelayanan kepada warga.

Sejumlah warga mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka menilai, konflik internal yang terjadi telah berdampak langsung terhadap pelayanan publik.

“Kalau begini terus, kami yang dirugikan. Mau urus administrasi jadi terhambat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Diketahui sejak Anton Hidayat Kades Bengkolan Dua menggunakan wewenangnya dalam usaha menyingkirkan ( memberhentikan ) sepuluh orang staf desa, kecuali bendahara desa yang masih kerabat dekat kades.

Konflik antara Kades dan staf desa sempat memanas dan berujung pada ketegangan berkepanjangan dalam bentuk saling melaporkan pohak masing masing ke pihak berwenang Kejaksaan Negeri S. Penuh, walaupun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari laporan tersebut.  Situasi ini diduga menjadi penyebab lumpuhnya aktivitas di kantor desa.

Masyarakat berharap pihak kecamatan maupun instansi terkait segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut, agar pelayanan publik di Desa Bengkolan bisa kembali normal.

“Kami hanya ingin pelayanan berjalan seperti biasa. Masalah internal jangan sampai mengorbankan masyarakat,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa terkait kondisi kosongnya kantor tersebut, karena dihubungi belum ada responnya.

Halaman :

Terkini