Proyek Bantuan Kandang Sapi dan Kambing Dinas Peternakan dan Perkebunan Kerinci Terkesan Tidak Transparan

Proyek Bantuan Kandang Sapi dan Kambing Dinas Peternakan dan Perkebunan Kerinci Terkesan Tidak Transparan
Gambar hanya Ilustrasi..

Kerinci — Program bantuan kandang sapi dan kambing tahun 2025 yang dikelola Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kerinci kembali menuai sorotan. Sejumlah warga dan kelompok tani mengeluhkan kurangnya transparansi dalam proses penyaluran bantuan tersebut.

Ketidaktranparansinya dimulai dari  pemberian nama kegiatatan atau proyek pada proses pengadaan secara langsung dilembar SPSE Kab.  Kerinci tahun 2025 ini. Bantuan kandang ternak sapi dan kambing hanya tertulis  lokasi 1, lokasi 2, lokasi 3, lokasi 4 menjadi andalan pihak dinas peternakan dan perkebunan Kerinci, untuk menutupi pihak lain atau external untuk mengetahui lokasi pekerjaan. Diperoleh informasi, ada beberapa desa menjadi lokasi pekerjaannya seperti Desa Bumbun Duri, Sungai Bendung Air, Bendung Air Timur, Lindung Jaya, Mekar Sari.

Pemilihan penerima bantuan terkesan untuk memenuhi beberapa kepentingan, seperti kepentingan pribadi maupun golongan. Beberapa lokasi merupakan milik pribadi dan bukan kelompok. Ada dugaan rekayasa surat hibah tanah kepada pemberi bantuan alias Dinas Peternakan dan Perkebunan Kerinci.

Informasi di lapangan menyebutkan bahwa beberapa kelompok ternak yang sebelumnya terdata dan telah memenuhi persyaratan justru tidak memperoleh bantuan, sementara penerima lain diduga dipilih tanpa sosialisasi maupun verifikasi yang jelas. Hal ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat mengenai mekanisme penentuan penerima bantuan.

Selain itu, beberapa warga juga menilai tidak adanya publikasi data penerima bantuan, rincian anggaran, serta spesifikasi kandang membuat program ini semakin dianggap tertutup. Kondisi ini diperparah dengan minimnya pengawasan dan komunikasi dari pihak dinas terkait.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kerinci belum memberikan tanggapan resmi mengenai dugaan ketidakterbukaan tersebut.

Masyarakat berharap dinas terkait segera memberikan klarifikasi, serta memastikan program bantuan benar-benar tepat sasaran dan dilaksanakan secara transparan sesuai ketentuan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index