Kerinci – Pengelolaan Dana Desa Girimulyo Kec. Kayu Aro Barat pada tahun anggaran 2025 dikabarkan mendapat finalty dari pihak terkait. Informasi ini mencuat setelah sejumlah program pembangunan desa dinilai belum berjalan maksimal sesuai rencana awal.
Aturan PMK 81/2025 melarang pencairan dana non earmark bila desa belum mengajukan sebelum batas waktu. Dampaknya, pengajuan yang masuk setelah September tetap tidak bisa diproses.
Salah satu penyebabnya karena penyerapan anggaran yang sama di tahap I molor. Diduga juga adanya kelalaian dari Pemerintahan Desa Girimulyo serta kurangnya pengawasan dari BPD Girimulyo.
Sunardi Kepala Desa Girimulyo, Yang dikenal religius dan alim sehingga dikalangan para kades se Kec. Kayu Aro Barat dipanggil Gus. Namun sangat disayangkan dengan adanya penalti terhadap desa Girimulyo ini, diduga adanya kelalaian dari Pemdes Girimulyo mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat desa Girimulyo.
Informasi yang diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya total anggaran DD Tahun 2025 Desa Girimulyo lebih kurang 230 juta.
Untuk diketahui, penyaluran DD dilakukan lewat dua skema. Yakni, DD earmark untuk anggaran yang penggunaannya sudah ditentukan Pusat.
Serta DD non-earmark yang memberi keleluasaan pada desa untuk menentukan penggunaannya.
Karena keluarnya PMK Nomor 81 Tahun 2025, yang melarang dana non eramark yang belum diajukan pencairan oleh desa, itu sudah tidak bisa dicairkan lagi. Yang pengajuan di atas Bulan September 2025, sudah tidak bisa disalurkan meskipun telah diajukan.
Masyarakat Girimulyo mengaku kecewa karena beberapa pembangunan yang ditunggu—seperti perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, fasilitas umum, dan program sosial—belum terealisasi sepenuhnya.
“Warga berharap pembangunan bisa segera berjalan karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Pihak kecamatan maupun dinas terkait diharapkan dapat memberikan pendampingan lebih intens agar permasalahan serupa tidak kembali terjadi pada tahun berikutnya.
Masyarakat berharap Dana Desa ke depan dapat dikelola lebih efektif sehingga seluruh rencana pembangunan dapat terlaksana sesuai harapan.
Sampai berita ini layak dinaikkan, untuk mendapatkan klarifikasi dari Sunardi belum berhasil. Berusaha beberapa kali menemuinya di Kantor Desa Girimulyo tidak ada ditempat. Bahkan melalui WhatsApp sudah di klarifikasi, namun belum ada respon walaupun sudah conteng biru.
