Kerinci — Kondisi Jalan Nasional yang melintasi kawasan Bumbun Duri semakin memprihatinkan. Sejumlah titik jalan tampak berlubang dengan ukuran bervariasi. Situasi ini membuat para pengendara harus ekstra hati-hati, terutama pada malam hari dan saat hujan.
Pantauan di lapangan jalan di Desa Tangkil dan di Desa Bumbun Duri depan mesjid menunjukkan beberapa pengendara terpaksa mengurangi kecepatan secara mendadak untuk menghindari lubang, sehingga kerap memicu kemacetan spontan maupun hampir terjadinya tabrakan. Warga yang tinggal di sekitar lokasi mengaku sudah sering melihat kendaraan terpeleset atau jatuh akibat kondisi jalan yang berlobang.
“Kalau malam sangat bahaya, penerangan minim, lubang tidak terlihat. Sudah beberapa kali motor jatuh karena menghindar pada detik terakhir,” ujar salah satu warga.
Para pengguna jalan baik roda empat maupun roda dua sangat mengeluhkan kerusakan ini, sebab selain membahayakan keselamatan, lubang-lubang tersebut mempercepat kerusakan kendaraan mereka.
Hingga kini belum terlihat upaya perbaikan signifikan. Warga berharap pemerintah pusat maupun dinas terkait segera melakukan peninjauan dan perbaikan darurat agar tidak memakan korban jiwa.
“Ini jalan nasional, lalu lintas padat setiap hari. Sudah seharusnya mendapat perhatian cepat. Jangan tunggu ada kecelakaan dulu,” tambah warga lainnya.
Dafrizal Kades Bumbun Duri kepada media ini menyatakan sudah banyak yang menjadi korban kecelakaan selama jalan berlobang, menantikan langkah responsif dari pemerintah agar akses transportasi di wilayah tersebut kembali aman dan layak dilalui, cobalah pihak BPJN Jambi serius menangani problem jalan nasional yang berada di Kecamatan Gunung Tujuh, khususnya jalan berlobang Bumbun Duri, “ ungkap kades.
