Murid SDN Sungai Tanduk Diduga Keracunan MBG dari SPPG Tika Seno, Korban Dilarikan Ke Puskesmas Terdekat

Murid SDN Sungai Tanduk Diduga Keracunan MBG dari SPPG Tika Seno, Korban Dilarikan Ke Puskesmas Terdekat

Kerinci — Sejumlah murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 127/III Sungai Tanduk Kec. Kayu Aro Kab. Kerinci Jambi diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai oleh SPPG Tika Seno, pada Rabu (14/1/2026). Peristiwa ini menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah dan orang tua siswa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sembilan siswa kelas VI  mengeluhkan gejala seperti mual, pusing tidak lama setelah menyantap MBG yang dibagikan di sekolah. Pihak sekolah segera mengambil tindakan dengan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar dan membawa murid yang mengalami keluhan ke fasilitas kesehatan terdekat  Puskesmas Kersik Tuo, terdiri dari empat siswa perempuan dan satu siswa laki-laki. Bahkan, satu siswa laki-laki dilaporkan mengalami kondisi paling parah hingga sempat mendapatkan bantuan oksigen dari tenaga medis.

Salah seorang siswa korban dugaan keracunan saat dikonfirmasi di kediamannya mengaku, gejala tersebut muncul tak lama setelah mengonsumsi MBG.

“Setelah makan, perut langsung mual dan kepala pusing. Ada sembilan orang kami yang merasakan hal yang sama, tapi empat masih bisa ditangani di sekolah, sementara lima dibawa ke puskesmas,” ungkap siswa tersebut.

Para siswa menyebutkan, menu MBG yang dikonsumsi hari itu berupa soto ayam, sayur mi campur kol, tahu rebus, dan buah salak.

Kepala SD Negeri 127 Sungai Tanduk, Jerizal, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat insiden terjadi, dirinya sedang berada di luar sekolah untuk mengikuti kegiatan penyambutan pengawas baru.

Menurutnya, setelah mendapatkan penanganan medis selama kurang lebih satu jam, kondisi para siswa mulai membaik meskipun belum sepenuhnya stabil.

“Alhamdulillah, anak-anak sudah mulai membaik. Untuk biaya pengobatan, seluruhnya ditanggung oleh pihak MBG Dapur Tika Seno,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut masyarakat mengharapkan pihak pelaksana kegiatan MBG terutama SPPG Tika Seno agar lebih mementingkan keselamatan dan kesehatan murid menjadi priritas, pemerintah melalui pihak yang berwenang untuk melakukan pengecekan dan penelitian terhadap SPPG Tika Seno atas kejadian yang menimpa murid SD Sungai Tanduk.

Sebelum ini SPPG Tika Seno di desa Mekar Jaya selalu menjadi sorotan, adanya makanan MBG berupa sayur mentah, pembuangan sampah sembarangan, makanan tidak dimakan di SMPN S. Tanduk karena diduga sudah basi.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius pihak terkait, khususnya dalam pengawasan mutu, kebersihan, dan keamanan pangan MBG, agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan membahayakan keselamatan peserta didik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dapur MBG Tika Seno belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan keracunan tersebut. Redaksi menegaskan akan membuka ruang hak jawab dan siap mempublikasikan klarifikasi atau ralat apabila terdapat kekeliruan informasi.

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index