SUNGAIPENUH,Suarabernas.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor UMKM. Hal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi Anggota DPD RI bersama jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi yang diterima langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala OPD terkait, serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor keuangan, di antaranya Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Jambi Rena Novita, perwakilan Bank Jambi, hingga Kepala PNM Mekar Kota Sungai Penuh.
Dalam suasana diskusi yang hangat dan produktif, berbagai strategi dibahas guna mempercepat kemajuan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Fokus utama diarahkan pada penguatan sinergi Tim Percepatan Pembangunan Daerah serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku usaha.
Wali Kota Alfin menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah strategis untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi.
“Sinergi ini sangat penting untuk memastikan UMKM kita tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang. Dengan dukungan akses pembiayaan dan edukasi keuangan yang baik, kami optimistis UMKM Sungai Penuh bisa naik kelas dan memberi kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujar Alfin.
Selain itu, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya pendekatan edukatif dalam meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk jasa keuangan, hingga peluang akses ke pasar modal.
Kehadiran berbagai lembaga keuangan dalam pertemuan tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret bagi pelaku UMKM, mulai dari pembiayaan mikro hingga pendampingan usaha yang berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah daerah, regulator, dan sektor keuangan, Sungai Penuh optimistis mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan yang inklusif dan berdaya saing.
