SUNGAIPENUH,Suarabernas.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Feriqo Asya Yogananta, meninjau progres pembangunan Pasar Beringin Jaya, Kota Sungai Penuh, Sabtu (26/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan pasar berjalan sesuai target sekaligus mendorong percepatan penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa.
Dalam kunjungan itu, Wali Kota Alfin meminta penyedia jasa segera menyusun recovery schedule atau jadwal percepatan pekerjaan secara terukur. Target penyelesaian diminta dibagi secara rinci setiap pekan hingga pekerjaan mencapai 100 persen.
Menurut Alfin, jadwal tersebut harus menjadi acuan bersama dalam mengejar sisa pekerjaan. Setiap tahapan, kata dia, perlu dipantau dan dievaluasi secara berkala agar progres pembangunan dapat dikendalikan.
“Apabila dilakukan addendum, tambahan waktu tersebut harus disertai strategi percepatan yang jelas dan terukur, sehingga tidak hanya menjadi penambahan waktu pelaksanaan pekerjaan,” ujar Alfin.
Untuk mendukung percepatan, Alfin juga meminta penyedia jasa mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia. Langkah tersebut antara lain melalui penambahan tenaga kerja, penerapan sistem kerja shift dan lembur, serta mempercepat mobilisasi peralatan dan material.
Ia menekankan, percepatan pekerjaan tetap harus memperhatikan standar kualitas dan keselamatan kerja.
“Pembangunan Pasar Beringin Jaya ini harus segera dituntaskan agar dapat difungsikan sebagai pusat perdagangan modern yang representatif. Kita ingin masyarakat, khususnya para pedagang, segera merasakan manfaat dari pembangunan ini,” kata Alfin.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jambi Kementerian PU Edia Putra, serta sejumlah kepala OPD terkait.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap langkah percepatan tersebut dapat memastikan pembangunan Pasar Beringin Jaya segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai target yang telah ditetapkan.
