SMSI Resmikan Monumen Media Siber Pertama di Indonesia

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:26:48 WIB

CILEGON,Suarabernas.com — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) meresmikan Monumen SMSI di Alun-Alun Kota Cilegon, Banten, Sabtu, 7 Februari 2026. Monumen ini menjadi tugu media siber pertama di Indonesia dan menandai babak baru sejarah pers digital nasional.

Peresmian tersebut dihadiri Ketua SMSI Provinsi Jambi, Mukhtadi Putranusa, bersama 17 kontingen SMSI Jambi, dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran pengurus dan perwakilan SMSI dari berbagai daerah di Indonesia.

Monumen yang dibangun dengan konstruksi baja ringan itu merepresentasikan keteguhan peran media siber dalam menjaga demokrasi, kebebasan pers, serta keterbukaan informasi publik. Desainnya mengusung bentuk heksagonal yang melambangkan nilai kebersamaan dan komitmen pengawalan demokrasi.

Mukhtadi Putranusa mengapresiasi terwujudnya monumen yang digagas Ketua Umum SMSI, Firdaus. Menurut Mukhtadi, monumen tersebut bukan sekadar karya arsitektural, melainkan simbol perjalanan dan kontribusi SMSI dalam perkembangan pers digital di Indonesia.

“Monumen ini merupakan catatan sejarah penting bagi pers Indonesia. Kota Cilegon menjadi saksi perjalanan SMSI. Kondusivitas daerah dan dukungan seluruh elemen di Cilegon patut menjadi teladan bagi daerah lain,” kata Mukhtadi.

Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan, monumen ini menjadi simbol nilai dan warisan (legacy) bagi generasi pers siber di masa depan. Ia menegaskan, pembangunan monumen merupakan hasil kolaborasi antara SMSI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan.

“Ini adalah tugu media siber pertama di Indonesia. Peresmiannya bertepatan dengan rangkaian HPN 2026 yang memiliki makna historis tersendiri bagi SMSI,” ujar Firdaus. Ia menambahkan, kepercayaan kepada Provinsi Banten sebagai tuan rumah HPN 2026 menjadi momentum penting di tengah dinamika dunia pers nasional.

Wakil Wali Kota Cilegon Jafar Hadi Prabowo, mewakili Pemerintah Kota Cilegon, menegaskan media massa merupakan mitra strategis pemerintah. Menurut dia, media berperan sebagai ruang dialog sekaligus penyampai kritik konstruktif dalam pembangunan daerah.

“Media bukan pihak yang berseberangan dengan pemerintah, melainkan mitra strategis. Karena itu, pembangunan tugu pers ini dapat terwujud dengan baik,” katanya.

Ia menyebut Monumen SMSI bukan hanya kebanggaan Kota Cilegon, tetapi juga simbol komitmen daerah dalam menjaga demokrasi dan kebebasan pers di Indonesia.

Monumen SMSI secara resmi diresmikan oleh Wali Kota Cilegon Robinsar dan disambut oleh seluruh pengurus serta anggota SMSI dari berbagai daerah. *

Terkini