Pembangunan Pasar Beringin Jaya Rp46,8 Miliar Disorot, Warga Khawatir Tak Rampung Tepat Waktu

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:30:24 WIB

SUNGAIPENUH,Suarabernas.com – Pembangunan Pasar Beringin Jaya di Kota Sungai Penuh, Jambi, yang menelan anggaran Rp46,82 miliar dari APBN, menuai sorotan masyarakat. Memasuki akhir Agustus 2026, progres pembangunan dinilai masih jauh dari kata siap, sementara masa kontrak disebut akan berakhir pada September 2026.

Kondisi tersebut membuat sejumlah warga khawatir pembangunan pasar yang diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat itu tidak dapat diselesaikan sesuai target.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, proyek pembangunan Pasar Beringin Jaya dikerjakan oleh PT Cimendang Sakti Kontrakindo dengan nilai kontrak Rp46.827.962.400,02. Proyek tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026.

Sejumlah warga menilai progres pekerjaan saat ini baru berada di kisaran 60 hingga 65 persen. Padahal, jika masa kontrak berakhir pada September 2026, waktu yang tersisa relatif singkat untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan hingga benar-benar siap digunakan.

«“Bagaimana tidak kecewa, proses pekerjaannya masih jauh dari kata siap. Kalau kita lihat kondisi sekarang, kami perkirakan pembangunan baru sekitar 60 sampai 65 persen,” ujar salah seorang warga Sungai Penuh.»

Warga berharap pembangunan pasar tersebut tidak berhenti atau mengalami putus kontrak sebelum seluruh pekerjaan diselesaikan.

Menurutnya, pembangunan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan seharusnya sudah menunjukkan progres yang lebih signifikan mengingat proyek ini memiliki nilai anggaran yang cukup besar.

«“Pekerjaan pembangunan Pasar Beringin Jaya sudah memakan waktu sekitar delapan bulan. Waktu yang cukup panjang, tetapi sampai sekarang masih jauh dari kata siap. Kami berharap pembangunan ini benar-benar diselesaikan dan jangan sampai putus kontrak,” katanya.»

Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi

Pasar Beringin Jaya bukan sekadar proyek fisik bagi masyarakat Kota Sungai Penuh. Kehadiran pasar tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pusat perekonomian baru sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan.

Nadi, salah seorang warga yang turut menyoroti pembangunan tersebut, mengatakan progres pekerjaan yang diperkirakan baru sekitar 60 persen menjadi perhatian serius apabila benar masa kontrak akan berakhir pada September 2026.

«“Pasar Beringin Jaya ini sangat diidamkan masyarakat Kota Sungai Penuh. Selain mendukung tata kelola kota, pembangunan ini juga bisa menambah pendapatan daerah dan membuka ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Nadi.»

Ia menilai keterlambatan penyelesaian proyek berpotensi mengecewakan masyarakat, terlebih pembangunan pasar tersebut diharapkan menjadi salah satu program yang memberikan dampak langsung terhadap perekonomian warga.

Selain menjadi pusat perdagangan, kawasan pasar juga direncanakan memiliki area parkir di bagian bawah yang dapat menampung kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dengan tersedianya lahan parkir, masyarakat berharap persoalan parkir kendaraan di sepanjang ruas jalan dalam Kota Sungai Penuh dapat lebih tertata.

«“Dengan adanya pembangunan ini, parkir diharapkan bisa lebih tertata. Tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan di sepanjang jalan dalam kota,” katanya.»

Minta PPK Turun ke Lapangan

Melihat kondisi pembangunan yang dinilai masih jauh dari selesai, masyarakat meminta pihak terkait, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan PPTK, turun langsung ke lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai kontrak dan gambar kerja.

Nadi juga meminta instansi terkait memberikan teguran apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan target maupun spesifikasi teknis.

«“Kami minta PPK maupun PPTK turun langsung ke lapangan agar pembangunan Pasar Beringin Jaya berjalan sesuai gambar kerja. Sebab, kalau waktu semakin mepet, biasanya muncul kekhawatiran pekerjaan dilakukan terburu-buru dan tidak sesuai spesifikasi teknis,” pintanya.»

Kekhawatiran tersebut dinilai perlu menjadi perhatian karena kualitas bangunan harus tetap menjadi prioritas meskipun waktu pelaksanaan semakin terbatas. Penyelesaian proyek tepat waktu, menurut warga, tidak boleh mengorbankan mutu pekerjaan.

Kontraktor Belum Beri Hak Jawab

Sementara itu, Humas PT Cimendang Sakti Kontrakindo, Kelana, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp terkait kondisi dan progres pembangunan Pasar Beringin Jaya, belum memberikan hak jawab maupun tanggapannya.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak kontraktor mengenai progres fisik terkini, kendala pelaksanaan, maupun langkah yang disiapkan untuk memastikan proyek selesai sesuai masa kontrak.

Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dan pihak teknis terkait segera memberikan penjelasan terbuka mengenai progres pembangunan, sisa waktu pelaksanaan, serta langkah percepatan yang akan dilakukan.

Dengan nilai proyek mencapai Rp46,82 miliar, publik tentu berharap pembangunan Pasar Beringin Jaya tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga benar-benar rampung dengan kualitas sesuai spesifikasi dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat Kota Sungai Penuh.

Halaman :

Terkini