SUNGAIPENUH,Suarabernas.com – Semangat melestarikan seni dan budaya daerah kembali digaungkan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh masa bakti 2026–2030 di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh, Sabtu (29/8/2026).
Pelantikan yang mengusung tema “Seniman Berkarya, Sungai Penuh Juara” tersebut berlangsung meriah dengan balutan nuansa budaya. Sejumlah penampilan seni dan tari tradisional turut memeriahkan acara, sekaligus menjadi gambaran kekayaan adat dan budaya yang dimiliki Kota Sungai Penuh.
Dalam prosesi tersebut, Wali Kota Alfin melantik langsung Ny. Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns. sebagai Ketua Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh masa bakti 2026–2030, bersama jajaran pengurus lainnya.
Dalam sambutannya, Sri Kartini Alfin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh.
Ia menegaskan, Dewan Kesenian harus menjadi wadah yang aktif dalam menghimpun, mengembangkan, sekaligus melestarikan berbagai potensi seni dan budaya yang ada di Kota Sungai Penuh.
“Dengan amanah ini, kami bersama seluruh pengurus akan berupaya menjadikan Dewan Kesenian sebagai wadah yang aktif bagi para seniman untuk berkarya, berkreasi, dan mengembangkan seni budaya daerah,” ujarnya.
Sri Kartini juga mengajak seluruh seniman, budayawan, pelaku adat, serta generasi muda untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan kesenian daerah.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting agar seni, adat, dan budaya lokal tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi terus hidup dan berkembang mengikuti zaman.
Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh yang telah dilantik dan dikukuhkan.
Alfin berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi motor penggerak dalam pengembangan seni, adat, dan budaya di Kota Sungai Penuh.
“Dewan Kesenian memiliki peran strategis dalam menjaga identitas dan kekayaan budaya. Saya berharap para pengurus yang baru dapat menjadi wadah pemersatu bagi seluruh seniman dan terus melahirkan inovasi serta karya-karya yang membanggakan,” ungkap Alfin.
Ia menilai, keberadaan Dewan Kesenian bukan sekadar organisasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga jati diri daerah melalui karya seni dan budaya.
“Seniman Berkarya, Sungai Penuh Juara” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi semangat bersama untuk melahirkan karya-karya seni yang mampu mengangkat nama Kota Sungai Penuh di tingkat regional maupun nasional.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin kepada sejumlah penggiat adat, seni, dan budaya.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Sungai Penuh atas dedikasi dan kontribusi para pelaku seni dan budaya dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan warisan budaya daerah.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi bagi para seniman, budayawan, pelaku adat, dan generasi muda untuk terus berkarya sekaligus menjaga kekayaan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.