Kerinci – SMP Negeri 25 Kerinci memperoleh kucuran anggaran sebesar Rp1,2 miliar untuk proyek revitalisasi bangunan sekolah. Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di sekolah.
Keberhasilan menghadirkan anggaran revitalisasi ini dinilai sebagai salah satu capaian penting Kepala SMPN 25 Kerinci, Dirman, yang selama ini aktif memperjuangkan perbaikan fasilitas belajar demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Program revitalisasi akan mencakup perbaikan sejumlah bangunan sekolah yang membutuhkan pembenahan, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Proyek revitalisasi SMPN 25 Kerinci diharapkan menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif bagi siswa siswi dan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus mendukung prestasi peserta didik di SMP Negeri 25 Kerinci.
Pembangunan sarana dan prasarana sekolah yang selama ini sangat diharapkan mulai terealisasi dan sedang dikerjakan secara swakelola pihak sekolah. Pembangunan tersebut mencakup perbaikan ruang kelas, fasilitas WC, serta berbagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Kehadiran sarana dan prasarana yang memadai diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan kondusif bagi para siswa. Selain itu, fasilitas yang lebih baik juga akan mendukung guru dalam melaksanakan proses pembelajaran secara optimal.
Diketahui menurut juknis, pelaksana proyek revitalisasi sekolah SMP adalah Kepala Sekolah bersama Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang dibentuk dari unsur sekolah dan masyarakat secara swakelola mandiri.
Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Tim khusus yang dibentuk oleh sekolah yang melibatkan unsur warga sekolah, komite, dan masyarakat sekitar untuk menangani perencanaan, pengadaan material, hingga pengerjaan fisik.
Kepala Sekolah bertanggung jawab penuh sebagai penanggung jawab anggaran dan pelaksanaan di lapangan secara transparan dan akuntabel.
Pelaksanaan fisik di lapangan umumnya dikerjakan oleh tukang atau pekerja bangunan setempat untuk memberdayakan ekonomi warga sekitar.
Dirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan tersebut. Ia berharap pelaksanaan proyek revitalisasi berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kerinci.
Dalam pelaksanaannya Dirman sebagai penanggung jawab proyek akan dikerjakan secara transparan, berkualitas, dan mengharapkan peran pengawasan dari masyarakat, wartawan dan Lsm disamping pengawas internal dan eksternal lainnya agar terwujud mutu proyek tersebut.