Kerinci — Proyek pembangunan paving block di SD Tangkil kembali menjadi sorotan warga setempat. Sejumlah masyarakat menilai pekerjaan yang tengah berlangsung terkesan asal jadi dan tidak sesuai standar kualitas yang seharusnya diterapkan pada pembangunan fasilitas sekolah.

Di lapangan, warga menemukan beberapa titik pemasangan paving block yang tidak rata serta permukaan yang sudah bergelombang meski proyek belum sepenuhnya rampung. Selain itu, material pasir dan landasan dasar juga disebut tidak dipadatkan secara maksimal, sehingga dikhawatirkan konstruksi tidak akan bertahan lama.
Selain diragukan mutu pekerjaan, dilokasi pekerjaan tidak ada papan informasi, berapa anggarannya, siapa pelaksananya tidak ditemukan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Keluhan masyarakat juga mengarah kepada lemahnya pengawasan dari pihak dinas terkait. Mereka menilai pekerjaan dilakukan tanpa kontrol ketat, sehingga kualitas konstruksi terkesan diabaikan.
“Seharusnya dinas turun langsung memeriksa tiap tahapannya. Ini proyek sekolah, tentu harus dikerjakan dengan baik,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak dinas maupun kontraktor pelaksana belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan kualitas pekerjaan yang dianggap tidak maksimal tersebut. Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi agar hasil pembangunan benar-benar bermanfaat dan tidak menimbulkan kerusakan dini.
