Ketua DPRD Kota Jambi Minta Bank 9 Jambi Jemput Bola Layani ASN

Ketua DPRD Kota Jambi Minta Bank 9 Jambi Jemput Bola Layani ASN
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly

JAMBI - Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly meminta agar sistem layanan Bank 9 Jambi segera kembali normal, karena hal ini terkait dengan pencairan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penegasan ini disampaikan Faried menindaklanjuti banyaknya keluhan dari ASN Pemerintah Kota Jambi terkai layanan ATM dan Mobile Banking Bank 9 Jambi yang sering tidak dapat diakses sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, Kamis (26/2/2026), DPRD Kota Jambi telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran manajemen Bank Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

RDP digelar menyusul polemik hilangnya dana sejumlah nasabah yang diduga akibat insiden siber pada layanan perbankan, khususnya fitur M-Banking yang sempat dinonaktifkan.


Menurut seoranf ASN, gangguan ini telah terjadi berulang kali dan berlangsung cukup lama, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi para nasabah.

Adapun dampak yang dirasakan antara lain, nasabah tidak dapat melakukan transaksi secara mandiri melalui ATM maupun M-Banking.

Kedua, terhambatnya proses pembayaran, transfer, dan transaksi keuangan lainnya. Nasabah terpaksa datang langsung ke kantor bank untuk melakukan transaksi.

Meningkatnya antrean di kantor cabang, serta terganggunya aktivitas pekerjaan karena harus sering izin untuk mengantre di bank demi menyelesaikan transaksi yang seharusnya dapat dilakukan secara digital.

Mereka berharap, pihak Bank 9 Jambi dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan sistem secara menyeluruh agar layanan ATM dan M-Banking dapat berfungsi secara optimal dan stabil.

Selain itu, diharapkan adanya pemberitahuan resmi dan transparan kepada nasabah apabila terjadi gangguan, sehingga nasabah dapat mengantisipasi kebutuhan transaksi mereka.

Menanggapi hal ini, Kemas Faried mengatakan, pihaknya telah menerima langsung laporan dari sejumlah ASN yang mengeluhkan gangguan tersebut terjadi berulang kali dan berlangsung cukup lama.

"Kami meminta Bank Jambi untuk melakukan upaya dan langkah yang konkrit untuk mengatasi hal tersebut," ujarnya.

Kemudian, Kemas Faried juga meminta agar Bank Jambi membuat langkah langkah penanganan yang efektif dalam memberikan pelayanan kepada nasabah.

"Jika diperlukan jemput bola ditiap satuan layanan perangkat daerah (OPD) maupun distrik / cabang Bank 9 Jambi guna menambah teller untuk mengurai antrian pencairan gaji ASN," tandasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index