SUNGAIPENUH,Suarabernas.com - Langkah serius dilakukan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memastikan kesiapan calon jemaah haji tahun ini. Sebanyak 128 orang jemaah mengikuti pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi yang digelar di RSUD H. Bakri, sebagai bagian dari tahapan wajib sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi fondasi utama dalam menjaga keselamatan jemaah. Ibadah haji dikenal memiliki tingkat aktivitas fisik yang tinggi, ditambah dengan perbedaan cuaca ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi. Karena itu, kondisi kesehatan yang prima menjadi syarat mutlak.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, yang turun langsung meninjau kegiatan tersebut, menegaskan bahwa vaksinasi memiliki peran penting dalam mencegah risiko penularan penyakit selama perjalanan maupun saat pelaksanaan ibadah. Selain itu, pemeriksaan kesehatan menyeluruh juga bertujuan mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan pada jemaah.
Dari sisi data, angka 128 jemaah menunjukkan antusiasme masyarakat Sungai Penuh yang tetap tinggi untuk menunaikan rukun Islam kelima. Di sisi lain, angka ini juga menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan untuk memastikan seluruh jemaah benar-benar layak berangkat.
Alfin juga menekankan pentingnya kesiapan non-medis, seperti kedisiplinan dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal ini dinilai krusial mengingat padatnya rangkaian ibadah haji yang harus dijalani dalam waktu terbatas.
Pelayanan tenaga kesehatan pun mendapat apresiasi, karena seluruh proses berjalan tertib dan lancar. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan tenaga medis dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh calon jemaah haji asal Sungai Penuh dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, aman, dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.
