KERINCI – Semangat nasionalisme dan penguatan tata kelola pemerintahan mewarnai peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 sekaligus Hari Kearsipan Nasional ke-55 Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kerinci di Lapangan Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, Rabu (20/5/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi dan dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, camat, pejabat struktural, ASN, hingga tamu undangan lainnya.
Mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini menitikberatkan pada pentingnya menjaga generasi muda sebagai pondasi menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat di tengah derasnya arus perkembangan teknologi digital.
Dalam amanatnya, Bupati Monadi membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali semangat persatuan bangsa yang lahir sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908.
Menurut Monadi, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks, terutama dalam menghadapi transformasi digital dan derasnya arus informasi. Karena itu, generasi muda harus dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat nasionalisme.
“Literasi digital, persatuan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga kedaulatan bangsa di era digital saat ini,” tegas Monadi.
Selain memperingati Harkitnas, Pemerintah Kabupaten Kerinci juga memperingati Hari Kearsipan Nasional ke-55 Tahun 2026 dengan tema “Empowering The Future: Kearsipan Untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam kesempatan tersebut, Monadi menekankan bahwa arsip memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Arsip bukan hanya sekadar dokumen administratif, tetapi juga menjadi fondasi pengambilan kebijakan, menjaga identitas bangsa, memperkuat transparansi pemerintahan, hingga menjadi warisan pengetahuan bagi generasi mendatang.
Ia mengajak seluruh civitas kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci, perguruan tinggi, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat luas untuk membangun budaya sadar arsip demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, modern, dan berkualitas.
“Semangat Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Kearsipan Nasional harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi, inovasi, dan transformasi kearsipan di Kabupaten Kerinci,” ujarnya.
Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme. Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya persatuan bangsa, literasi digital, serta budaya tertib arsip semakin meningkat dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Kerinci yang maju dan berdaya saing.
