Hadiri Wisuda XII IAIN Kerinci, Wako Alfin Dorong Transformasi Menuju UIN Kerinci

Hadiri Wisuda XII IAIN Kerinci, Wako Alfin Dorong Transformasi Menuju UIN Kerinci

SUNGAIPENUH,Suarabernas.com – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula Perpustakaan Digital Kampus Utama IAIN Kerinci, Kamis (18/06/2026), saat ratusan mahasiswa resmi menyandang gelar sarjana dalam prosesi Wisuda XII Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 537 wisudawan dan wisudawati dikukuhkan sebagai lulusan setelah menuntaskan pendidikan di berbagai program studi.

Prosesi wisuda tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama Bupati Kerinci, unsur Forkopimda, pimpinan IAIN Kerinci, para dosen, serta keluarga para lulusan yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar sarjana merupakan buah dari perjuangan panjang yang tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa, tetapi juga dukungan dan pengorbanan orang tua serta keluarga.

“Hari ini merupakan momentum bersejarah yang menandai keberhasilan saudara menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan. Di balik toga yang dikenakan terdapat kerja keras, ketekunan, serta doa dan pengorbanan orang tua yang patut dihargai,” ujar Alfin.

Lebih dari sekadar seremoni akademik, wisuda kali ini juga menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan tinggi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Pada kesempatan tersebut, Alfin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendukung peningkatan status IAIN Kerinci menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci.

Menurutnya, transformasi tersebut akan membuka peluang yang lebih besar bagi kemajuan dunia pendidikan, baik dari sisi pengembangan program studi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat.

“Perubahan status dari IAIN menjadi UIN bukan hanya pergantian nama kelembagaan. Ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas akademik dan penelitian, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah,” tegasnya.

Alfin optimistis, apabila transformasi tersebut terwujud, UIN Kerinci akan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Kami meyakini bahwa transformasi IAIN Kerinci menjadi UIN Kerinci akan menjadi batu loncatan besar yang membawa manfaat luas bagi masyarakat serta generasi mendatang,” pungkasnya.

Dengan dikukuhkannya 537 lulusan pada Wisuda XII ini, IAIN Kerinci kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi yang terus mencetak sumber daya manusia berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah dan kemajuan bangsa.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index