KERINCI,Suarabernas.com – Sebanyak 220 tenaga kerja konstruksi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kerinci mengikuti kegiatan Pelatihan, Pembekalan, dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Tingkat Terampil Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Kerinci di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, mulai 22 hingga 27 Juni 2026, merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang melalui skema pendanaan bersama (sharing dana).
Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor jasa konstruksi sekaligus memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja.
“Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, diharapkan terwujud tenaga kerja konstruksi yang handal, profesional, dan berdaya saing sehingga mampu memberikan nilai tambah dalam penyelenggaraan jasa konstruksi serta mendukung pembangunan nasional maupun daerah,” ujarnya.
Panitia menjelaskan, selama lima tahun terakhir, yakni periode 2021 hingga 2025, Dinas PUPR Kabupaten Kerinci telah berhasil melaksanakan pelatihan bagi 954 peserta yang mencakup 22 jabatan kerja pada jenjang kompetensi 1 hingga 6.
Sementara pada tahun 2026, pelatihan difokuskan pada tujuh jenis jabatan kerja, yaitu Tukang Bata dan Plesteran sebanyak 50 peserta, Tukang Cat Bangunan Gedung 25 peserta, Tukang Besi Beton 25 peserta, Operator Excavator 20 peserta, Operator Vibrator Roller 25 peserta, Teknisi Laboratorium Beton Aspal 25 peserta, serta Pelaksana Pekerjaan Pemeliharaan Sungai sebanyak 25 peserta.
Materi pembekalan dipusatkan di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, sedangkan praktik lapangan dilaksanakan di beberapa lokasi. Pelatihan jenjang 1 dan 2 berlangsung di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, praktik operator alat berat di Jalur Dua Bukit Tengah, dan praktik Teknisi Laboratorium di Laboratorium Dinas PUPR Kabupaten Kerinci. Adapun asesmen dan uji sertifikasi dipusatkan di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kerinci.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah, khususnya sektor pertanian dalam rangka menyukseskan program swasembada pangan.
Menurut panitia, ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang terampil dan bersertifikat akan sangat menunjang pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi, jalan usaha tani, gudang penyimpanan hasil panen, pengendalian tebing sungai, serta berbagai sarana penunjang pertanian lainnya.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang atas dukungan pendanaan kegiatan, para narasumber dan instruktur dari Pusat Pembinaan Pelatihan dan Sertifikasi (P3SM) Wilayah Jambi, Dinas PUPR Provinsi Jambi, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kerinci, serta para asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi Astekindo Konstruksi Mandiri yang turut menyukseskan pelaksanaan kegiatan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir tenaga kerja konstruksi yang semakin kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja. Kehadiran SDM konstruksi yang berkualitas diyakini akan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan serta mendukung kemajuan Kabupaten Kerinci di masa mendatang.
