Kerinci – Persoalan distribusi pupuk bersubsidi di Kios UD. Arabica Tani Desa Sungai Tanduk Kec. Kayu Aro Kab. Kerinci dipertanyakan oleh penerima manfaat.
Sejumlah anggota kelompok tani mengaku kesal setelah pupuk bersubsidi terlihat menumpuk di gudang Kios UD. Arabika Tani. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan petani mengenai kelancaran penyaluran pupuk yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan pertanian.
Beberapa waktu yang lalu, UD. Arabika Tani pernah juga menjadi sorotan dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Beberapa penyebab kios penyalur pupuk subsidi melakukan penyimpangan antara lain :
1. Tidak adanya pengawasan dan sanksi yang tegas oleh lembaga yang telah dibentuk untuk mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi.
2. Susahnya masyarakat biasa untuk ikut mengawasi penyaluran pupuk, karena aplikasi yang ada hanya aplikasi untuk penerima manfaat saja, sedangkan penebusan pupuk dari distributor ke pengecer, tidak ada aplikasinya, sehingga masyarakat tidak bisa ikut mengawasi.
3. Pihak distributor terkesan selalu membela pengecer karena mereka dianggap sebagai rekan bisnis semata
Bagi petani, pupuk bersubsidi merupakan kebutuhan penting yang berkaitan langsung dengan biaya produksi dan keberhasilan hasil panen. Karena itu, ketika pupuk terlihat menumpuk di gudang kios, sementara petani membutuhkan kepastian mengenai ketersediaannya, situasi tersebut dinilai patut mendapat perhatian serius.
Kekesalan anggota kelompok tani mencerminkan adanya harapan agar distribusi pupuk bersubsidi berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Petani tidak ingin hak mereka atas pupuk bersubsidi justru terhambat oleh persoalan administrasi, mekanisme penyaluran, ataupun dugaan ketidakteraturan distribusi.
Menumpuknya pupuk di gudang kios tentu perlu dijelaskan secara terbuka. Apakah pupuk tersebut memang sedang menunggu jadwal penyaluran, belum diambil oleh kelompok tani, terkendala administrasi, atau terdapat persoalan lain yang menyebabkan distribusi belum berjalan sebagaimana mestinya?
Pihak Kios UD. Arabika Tani diharapkan memberikan penjelasan mengenai jumlah stok pupuk yang tersedia, jenis pupuk, waktu kedatangan, serta mekanisme dan jadwal penyalurannya kepada kelompok tani yang berhak.
Dinas Pertanian, petugas pengawas pupuk bersubsidi, serta instansi terkait diharapkan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi stok dan realisasi penyaluran di kios tersebut.
Anggota kelompok tani berharap persoalan ini segera mendapat penjelasan dan penyelesaian. Mereka membutuhkan kepastian bahwa pupuk bersubsidi yang tersedia benar-benar dapat disalurkan kepada petani yang berhak sesuai mekanisme yang berlaku.
Transparansi stok, keterbukaan jadwal distribusi, dan pengawasan yang konsisten menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan petani terhadap sistem penyaluran pupuk bersubsidi.
Hingga berita ini disusun, penyebab penumpukan pupuk di gudang Kios UD. Arabika Tani masih perlu dikonfirmasi kepada pihak kios dan telah dihubungi melalui WA pemilik tersebut, namun belum ada responnya
