PEKANBARU, Suarabernas.com - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya dampak asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ditunjukkan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Kedua pihak turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di sekitar kawasan Garuda Sakti, Panam, Pekanbaru, Minggu (30/8/2026).

Mahasiswa FILKOM UHTP membagikan masker kepada pengedara jalan
Pembagian masker tersebut tidak hanya menjadi aksi sosial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan, terutama saat kualitas udara terdampak asap karhutla.
Tim FILKOM UHTP dipimpin langsung Dekan FILKOM, Uci Rahmalisa, S.Kom., MTI. Bersama jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Riau, mereka menyambangi sejumlah warga dan membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru Assoc. Prof. Ns. Lita, M.Kep., Ph.D. turut hadir meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi langkah FILKOM UHTP yang memilih turun langsung ke tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan kesehatan yang sedang dihadapi masyarakat Riau.
“Terima kasih. Ini merupakan bukti nyata kehadiran civitas akademika UHTP di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya pengendara, warga Tempatan juga diberi Masker
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, S.Kep., MH, berharap kolaborasi tersebut dapat ikut meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi dampak asap karhutla.
“Kita sangat berharap warga dapat menjaga kesehatan selama masa darurat ini, antara lain dengan tetap menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih,” imbaunya.
Di tempat yang sama, Dekan FILKOM UHTP Uci Rahmalisa mengatakan, kegiatan pembagian masker tidak semata-mata merupakan kegiatan bakti sosial. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga diharapkan mampu berkomunikasi, bekerja sama, serta memiliki empati terhadap berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat,” tegas Uci.
Menurut Uci, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau menjadi gambaran nyata bagaimana perguruan tinggi dapat mengambil peran dan hadir di tengah masyarakat.
“Kegiatannya memang sederhana, berupa pembagian masker. Namun, ada pesan bahwa kepedulian bisa dimulai dari hal-hal kecil. Maknanya akan menjadi besar ketika dilakukan secara bersama-sama,” tukasnya.
Uci menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya FILKOM UHTP memperkenalkan lingkungan akademiknya kepada masyarakat. FILKOM, katanya, berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas dalam penguasaan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian, kemampuan berkolaborasi, dan keinginan untuk memberi manfaat bagi lingkungan.
“FILKOM UHTP bukan hanya tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk mengembangkan kompetensi, membangun karakter, memperluas pengalaman, dan belajar memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.(*)