Seorang Pemuda di Tebo Ngaku Dikeroyok Usai Menegur Anak-anak Bermain Kembang Api

Seorang Pemuda di Tebo Ngaku Dikeroyok Usai Menegur Anak-anak Bermain Kembang Api
Ilustrasi pemukulan/pixabay

JAMBI - Seorang pemuda berinisial D (18) di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dialaminya ke Polres Tebo.

Berdasarkan bukti laporan yang diperoleh media ini, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Rantau Langkap, RT 03, Desa Rantau Langkap, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, pada Selasa malam (3/3/26) sekitar pukul 20.30 WIB.

Laporan itu dibuat oleh korban pada Rabu (4/3/26) sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam laporannya, korban menyebut dirinya dikeroyok oleh FY (45) bersama lima orang lainnya yang belum diketahui identitasnya.

Peristiwa bermula saat korban menegur sekelompok anak yang sedang bermain kembang api di dekat rumahnya karena dianggap menimbulkan keributan. Namun teguran tersebut tidak dihiraukan oleh anak-anak tersebut.

Merasa kesal, korban kemudian keluar dari rumah dan memukul seorang remaja berinisial R yang dianggap paling dewasa di antara anak-anak tersebut. Menurut korban, R seharusnya menegur anak-anak yang lebih kecil agar tidak membuat keributan.

Tidak terima atas perlakuan tersebut, R pergi dari lokasi sambil mengatakan akan kembali. Tak lama kemudian, ia datang bersama ayahnya yang berinisial FY serta lima orang lainnya yang tidak dikenal oleh korban.

Korban mengaku setibanya di lokasi, FY langsung memanggilnya lalu mencekik, memukul, dan menendangnya hingga terjatuh. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Pulau Temiang.

Merasa menjadi korban pengeroyokan, pemuda tersebut kemudian membuat laporan resmi ke Polres Tebo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index