Restu DPP Golkar Buka Jalan Hutri Randa Berebut Kursi Ketua DPD Golkar Sungai Penuh

Restu DPP Golkar Buka Jalan Hutri Randa Berebut Kursi Ketua DPD Golkar Sungai Penuh

SUNGAIPENUH,Suarabernas.com – Persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh mulai menghangat. Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., kini resmi mendapat persetujuan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk maju dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) IV Partai Golkar Kota Sungai Penuh.

Persetujuan tersebut tertuang dalam surat DPP Partai Golkar Nomor B-1091/DPP/GOLKAR/VIII/2026 tertanggal 9 Agustus 2026. Surat itu ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji.

Restu dari DPP tersebut menjadi angin segar sekaligus modal awal bagi Hutri Randa untuk masuk dalam bursa perebutan kursi Ketua DPD Golkar Kota Sungai Penuh.

Namun, persetujuan DPP bukan berarti kursi ketua otomatis berada di tangan Hutri Randa. Ia tetap harus mengikuti seluruh tahapan dan mekanisme organisasi yang berlaku dalam MUSDA IV.

DPD Golkar Jambi Ajukan Nama Hutri Randa

Persetujuan DPP Golkar tersebut sebelumnya diawali dengan pengajuan dari DPD Partai Golkar Provinsi Jambi.

Melalui surat Nomor 45/DPD/GOLKAR/VII/2026 tertanggal 29 Juli 2026, DPD Golkar Provinsi Jambi mengajukan permohonan kepada DPP agar memberikan persetujuan terhadap pencalonan Hutri Randa sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh.

Permohonan itu kemudian mendapat persetujuan DPP.

Dengan keluarnya surat tersebut, langkah Hutri Randa menuju MUSDA IV menjadi semakin terbuka. Namanya kini memiliki legitimasi administratif untuk ikut dalam kontestasi internal partai.

Ada Catatan Soal Masa Kepengurusan

Menariknya, surat persetujuan DPP juga memuat catatan mengenai pengalaman organisasi Hutri Randa di Partai Golkar.

DPP mencatat bahwa Hutri Randa belum menjalani masa kepengurusan Partai Golkar selama satu periode penuh. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang bagi DPP untuk memberikan persetujuan pencalonannya.

DPP justru mempertimbangkan komitmen Hutri Randa dalam meningkatkan perolehan suara Partai Golkar di Kota Sungai Penuh.

Pertimbangan tersebut menjadi sinyal bahwa DPP melihat adanya potensi dan kontribusi politik yang dapat diberikan Hutri Randa bagi penguatan Partai Golkar di Kota Sungai Penuh.

Restu DPP Belum Menjamin Kursi Ketua

Meski telah memperoleh persetujuan DPP, perjalanan Hutri Randa menuju kursi Ketua DPD Golkar Kota Sungai Penuh masih cukup panjang.

MUSDA tetap menjadi forum utama untuk menentukan arah kepemimpinan Partai Golkar di tingkat kota. Karena itu, kekuatan seorang kandidat tidak hanya ditentukan oleh dukungan administratif, tetapi juga kemampuan membangun konsolidasi dan memperoleh dukungan dari peserta yang memiliki hak suara.

Hutri Randa kini dituntut mampu mengubah restu DPP tersebut menjadi kekuatan politik di internal partai.

Komunikasi dengan struktur partai, konsolidasi kader, serta membangun dukungan menjelang MUSDA akan menjadi bagian penting dalam menentukan seberapa kuat langkahnya dalam kontestasi tersebut.

Peta Persaingan Mulai Menarik

Masuknya Hutri Randa dalam bursa calon Ketua DPD Golkar Kota Sungai Penuh membuat dinamika menuju MUSDA IV semakin menarik untuk dicermati.

Di satu sisi, Hutri Randa memiliki posisi strategis sebagai Ketua DPRD Kota Sungai Penuh. Di sisi lain, ia kini telah mengantongi persetujuan DPP untuk mengikuti MUSDA.

Namun, dinamika politik internal partai masih sangat terbuka. Kandidat lain tetap memiliki peluang untuk melakukan konsolidasi dan membangun dukungan.

Pada akhirnya, siapa yang akan memimpin Partai Golkar Kota Sungai Penuh tetap akan ditentukan melalui mekanisme MUSDA sesuai ketentuan organisasi.

Kini, pertanyaan besarnya bukan lagi apakah Hutri Randa bisa masuk bursa, tetapi seberapa kuat dukungan yang mampu ia himpun untuk memenangkan pertarungan menuju kursi Ketua DPD Golkar Kota Sungai Penuh.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index